$0 Indonesia → Japan Specified Skilled Worker Guide — Quick-Start Checklist

Hak Pekerja SSW di Jepang: Kontrak, Lembur, dan Cara Lapor Masalah

Banyak pekerja SSW tiba di Jepang dengan asumsi bahwa mereka harus "nurut saja" — takut komplain, takut dideportasi, takut kehilangan visa. Asumsi ini keliru, dan akibatnya ribuan pekerja dibayar lebih rendah dari yang seharusnya atau terjebak dalam kondisi kerja yang melanggar hukum. Hak kamu sebagai SSW dilindungi oleh Japanese Labor Standards Act, dan hak ini berlaku persis sama seperti untuk pekerja Jepang.

Labor Standards Act: Pasal yang Wajib Kamu Tahu

Pasal 3 — Non-Diskriminasi Employer tidak boleh membedakan kondisi kerja berdasarkan kewarganegaraan, kepercayaan, atau status sosial. Gaji yang lebih rendah dari rekan Jepang di posisi yang sama adalah pelanggaran hukum.

Pasal 16 — Larangan Klausul Penalti Employer tidak boleh memasukkan ketentuan "denda" atau "ganti rugi" jika kamu mengundurkan diri sebelum kontrak berakhir. Jika kontrakmu mencantumkan "wajib bayar ¥500,000 jika resign sebelum 2 tahun" — klausul itu batal demi hukum (null and void). Tanda tangan kamu tidak membuatnya valid.

Pasal 24 — Pembayaran Langsung Gaji wajib dibayarkan langsung ke rekeningmu, dalam nilai penuh, dan tepat waktu. Employer tidak boleh "menahan" sebagian gaji "untuk keamanan" atau "tabungan paksa." Ini ilegal.

Pasal 32 — Jam Kerja Standar kerja: 8 jam per hari, 40 jam per minggu. Kelebihan dari ini adalah lembur yang wajib dikompensasi.

Pasal 37 — Upah Lembur

  • Lembur biasa (melebihi 8 jam/hari): minimum 125% upah normal
  • Lembur malam (22:00–05:00): minimum 125%
  • Lembur malam di hari lembur: minimum 150%
  • Hari libur nasional: minimum 135%

Pasal 39 — Cuti Tahunan Setelah 6 bulan bekerja dengan kehadiran 80%+, kamu berhak atas 10 hari cuti berbayar. Naik secara progresif hingga 20 hari. Ini hak hukum, bukan "kebijakan baik hati" perusahaan.

Kontrak Kerja SSW Jepang: Apa yang Harus Ada

Sebelum menandatangani, pastikan kontrak kerja (Koyo Keiyaku) memuat:

  • Nama dan alamat lengkap perusahaan (Accepting Organization)
  • Jabatan dan deskripsi pekerjaan spesifik
  • Durasi kontrak dan kondisi perpanjangan
  • Gaji pokok (tidak dinyatakan sebagai "variable" semua)
  • Rincian potongan yang sah (pajak, asuransi — sesuai hukum, bukan biaya agent)
  • Jam kerja standar dan kebijakan lembur
  • Ketentuan tempat tinggal (jika disediakan employer, berapa yang dipotong dari gaji)
  • Tidak ada klausul penalti resign (Pasal 16)

Wajib diterjemahkan ke Bahasa Indonesia sebelum kamu tanda tangan. Ini bukan permintaan berlebihan — ini hak yang diatur dalam panduan Immigration Services Agency.

Hak Lembur Pekerja Asing di Jepang

Pekerja asing sering tidak klaim lembur karena tidak tahu cara menghitung atau takut dianggap "rewel." Ini merugikan diri sendiri.

Cara Hitung Upah Lembur

Rumus dasar: Upah lembur = (Gaji bulanan ÷ jam kerja standar/bulan) × 1,25

Contoh: Gaji ¥200,000, jam kerja standar 173 jam/bulan:

  • Upah per jam normal: ¥200,000 ÷ 173 = ¥1,156
  • Upah lembur per jam: ¥1,156 × 1,25 = ¥1,445
  • Lembur 20 jam/bulan: ¥1,445 × 20 = ¥28,900 tambahan

Bukti Lembur

Simpan screenshot atau foto jam kerja (mesin absensi, log di pabrik). Jika employer tidak memberi payslip rinci, kamu berhak memintanya.

Free Download

Get the Indonesia → Japan Specified Skilled Worker Guide — Quick-Start Checklist

Everything in this article as a printable checklist — plus action plans and reference guides you can start using today.

Kontrak Berakhir atau Tidak Diperpanjang: Hak Pesangon?

Jika kontrak tidak diperpanjang (hiyatoi/fixed-term contract), kamu berhak atas:

  • Pemberitahuan 30 hari sebelumnya (atau kompensasi 1 bulan gaji)
  • Pengembalian dokumen asli yang disimpan employer (KTP, paspor — menyimpan paspor pekerja adalah ilegal)

Cara Lapor Masalah Kerja di Jepang

1. Labor Standards Inspection Office (Rodo Kijun Kantoku Sho)

Setiap kota besar di Jepang memiliki kantor ini. Laporan bisa dilakukan secara anonim. Mereka menangani:

  • Upah tidak dibayar
  • Lembur tidak dikompensasi
  • Kondisi kerja berbahaya
  • Kontrak tidak sah

Tidak perlu takut dideportasi — laporan ke Labor Office adalah hak sipil, bukan pelanggaran visa.

2. Hello Work (Kantor Tenaga Kerja)

Jika di-PHK tidak sah atau kontrak diputus sepihak, Hello Work bisa membantu proses klaim tunjangan pengangguran (jika kamu memenuhi syarat iuran koyo hoken).

3. TSK (Toroku Shien Kikan / Registered Support Organization)

Jika employer kamu menggunakan TSK, mereka wajib menyediakan hotline konsultasi dalam Bahasa Indonesia 24 jam. Ini bukan bonus — ini kewajiban hukum mereka.

Konsultasi Gratis untuk Pekerja Indonesia di Jepang

  • JITCO (Japan International Trainee & Skilled Worker Cooperation Organization): Konsultasi hukum gratis via telepon — ada layanan bahasa Indonesia
  • Legal Affairs Bureau (Houmu Kyoku): Konsultasi hak asasi manusia gratis, termasuk masalah ketenagakerjaan
  • KBRI Tokyo: Konsulat Jenderal Indonesia di berbagai kota Jepang memiliki unit perlindungan PMI — hubungi jika mengalami penganiayaan atau pemaksaan
  • Hotline BP2MI: Bisa melapor dari Jepang via nomor BP2MI Indonesia (+62-800-1000-400)

Yang Tidak Boleh Dilakukan Employer

  • Menyimpan paspor atau izin tinggal kamu — ilegal
  • Melarang kamu keluar dari asrama di luar jam kerja — ilegal
  • Memotong gaji sebagai hukuman atas kesalahan kerja — ilegal kecuali sesuai prosedur hukum spesifik
  • Meminta kamu membayar biaya rekrutmen yang seharusnya ditanggung employer — ilegal per Kepka BP2MI Nomor 148 Tahun 2023

Bekerja di Jepang dengan SSW memberimu perlindungan hukum yang jauh lebih kuat dari yang kamu bayangkan — tapi hanya jika kamu tahu hakmu sebelum berangkat. Untuk checklist kontrak kerja lengkap, template laporan ke Labor Office, dan panduan lengkap proses SSW dari Indonesia, lihat Indonesia → Japan SSW Guide.

Get Your Free Indonesia → Japan Specified Skilled Worker Guide — Quick-Start Checklist

Download the Indonesia → Japan Specified Skilled Worker Guide — Quick-Start Checklist — a printable guide with checklists, scripts, and action plans you can start using today.

Learn More →